2018

 *Amsal 4 : 23 ("Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.")*

Sampai saat ini, TUHAN terus menerus menanamkam benih kemenangan baru di dalam kita, dan hati kitalah tanah untuk TUHAN menanamkan benih-benih itu. Tapi bila kita menyimpan kepahitan, kecemburuan, atau kesombongan di hati kita, maka benih-benih itu tidak akan dapat berakar dan bertumbuh dalam hati & hidup kita dengan sehat.

Tuhan Yesus menceritakan bagaimana musuh itu datang untuk mencuri benih Firman TUHAN melalui pencobaan, kesusahan, kesakitan, kecemasan dan ketakutan. Tetapi kitalah tanah yang subur bagi benih Firman TUHAN, ketika kita menjaga hati kita dengan cara meyakini dan tetap teguh memegang setiap janji-janji TUHAN, maka pastinya janji-janjiNYA akan digenapi - meskipun keadaan di sekitar kita tidak mendukung atau tidak sesuai harapan kita. Jangan biarkan kekecewaan mempengaruhi iman kita. Berdirilah teguh dan jagalah hati kita, karena kita tahu bahwa lewat iman dan kesabaran kita dapat mewarisi semua janji-janji TUHAN dalam hidup kita, Amin


Direndahkan tidak mungkin jadi sampah

Disanjung tidak mungkin jadi artis

Jangan pikirkan omongan orang, sebab setiap orang membacamu dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda.

Teruslah melangkah selama engkau di jalan yang benar meski terkadang kebaikan tidak dihargai manusia

Tidak usah repot-repot menjelaskan tentang dirimu, sebab yang menyukaimu tidak perlu itu dan yang membencimu tidak percaya itu.

Hidup itu bukan tentang siapa yang terbaik tapi tentang siapa yang mau berbuat baik.

Jika dijahati orang jangan berpikir untuk balas dendam, tapi berpikirlah cara membalas kebaikan.

Jangan mengeluh, teruslah mendoakan orang lain dan bersyukur atas segala sesuatu yang terjadi atas hidup kita kepada Tuhan Yesus.

Orang tidak beriman berkata, sabar itu ada batasnya.

Tapi bagi orang yang beriman sabar itu tidak ada batasnya ,karena Tuhan memampukan manusia untuk melalui hal tersebut.


Comments