Catatan kotbah : Kasih
Kasih yang benar adalah kasih yang berlandaskan kebenaran yaitu Firman Allah.
kasih haruslah ekspresif misal ketika bertemu dengan orang yaitu dengan sapaan kehangatan dan kesejukan hati.
Kasih juga harus mengampuni, karena kita berlandaskan Firman Allah mau tidak mau harus mengampuni. Walaupun rasanya sakit dalam mengampuni kita harus mengasihi. Minta pertolongan Tuhan pasti dikuatkan.
Kasih itu harus ada batasannya. Terutama kepada lawan jenis.
Karena iblis pun bakal bisa pakai hal tersebut kepada lawan bicara anda. Kita tidak bisa ber ekspresi yang berlebihan kepada orang lain.
Lingkaran kasih itu beda2 levelnya dimulai dari
Lingkaran :
1. Diri sendiri dengan Tuhan Yesus
Harusnya bisa mengasihi Tuhan dulu, bila tidak bisa mengasihi Tuhan maka sangat mustahil anda mengasihi dengan benar kepada yang lain, tentunya kasih yang berlandaskan Firman Allah.
2. Suami istri
Harus mengasihi satu sama lain tidak boleh dicampur2 antara mengasihi pasangan dengan anak, karena ketika salah satu orang tua tidak bisa membedakan kasih untuk pasangan dengan anak pasti akan terjadi miss perasaan. Jagalah itu. Ketika hubungan suami istri aman, maka anak akan mendapat kasih yg dobel dan sempurna.
3. Suami istri dengan anak atau sebaliknya
Ketika lingkaran 1 dan 2 sudah aman anak pasti bahagia.
Ketika sudah bahagia anak harus diajarkan untuk mengasihi orang tua sesuai dengan Firman Allah.
4. Keluarga family
Ini adalah batasan terakhir yg harus dijaga ketika kita mau ekspresif kasihnya kepada orang. Misal say i love you, pelukan.
Tapi bila lingkaran 1.2 aman pasti bisa membedakan.
5.Orang lain, teman, kenalan
Ini adalah batasan yg harus tidak dilanggar oleh pasangan suami istri. Karena ini adalah area dimana kita harus mengasihi dengan benar, harus ada batasan yg benar2 kita patuhi supaya kita tidak melanggar Firman dan tidak membuka celah iblis untuk masuk kedalam lingkaran keluarga kita.
Karena tugas iblis itu datang curi bunuh dan memusnahkan.
Kasih harus tegas dalam mengajarkan orang yg kita kasihi, ketika ada seseorang yg mempunyai ajaran sesat / ajakan2 untuk berbuat dosa kita harus tegas menolaknya supaya tidak ada orang yang mengikuti jalan2nya.
Kasih itu janganlah berkompromi dengan dosa, jangan sungkan ketika orang berbuat dosa kecil kita ikut2an melakukan hal tersebut karena sungkan.
Tetap setia dengan hal kecil dan hiduplah dengan berlandaskan Firman Allah dan tuntunan suara Roh Kudus.
Jangan lupa berdoa dan memuji Bapa yang ada di surga.
Comments
Post a Comment